Tampilkan postingan dengan label kisah kasih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah kasih. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Agustus 2011

Inspirasi...


Inspiration..

Inspirasi : ilham..ide..

Sebuah arti kata yg memberikan semangat tersendiri bagiku. Inspirasi dtg dari berbagai sumber yang kita alami, lalui, rasakan serta ciptakan. Tak membutuhkan waktu maupun usaha, sebenarnya secara tidak kita sadari inspirasi akan selalu ada terbang di sekeliling kita tanpa kita sadari, cukup butuh kesempatan untuk menyadari, meraih dan memilikinya..

Apa yang kulalui, selama 25 tahun ini.. tak pernah terlepas dari kesempatan2 yang sebenarnya sadar dan tidak sadar aku yakini bahwa secercah inspirasi itu ada dan membimbingku hingga akhirnya ku seperti ini dan hidup bahagia dgn semua yg ku miliki dan ku alami.. I'm happy of being me...with what i have with you, them and of course (always) Allah SWT.. :)

> my precious gift... ^__^ <

Renungkanlah teman... tanpa perlu kau pergi jauh bahkan berusaha terlalu kuat dan berlebihan dalam mencari inpirasi untuk memaknai hidup ini, yakinlah..lihatlah..pahamilah..semua tersedia bagimu..tinggal kau memilih dan menentukan. who/what will be your inspiration.. eheemm, yah sekilas ttg pendapatku.. :)

Thanks 4 being my Life's Inspirations....You are..and always will, dear Rizki Rusmawan Ashary.


Still "my precious gift" -have been 2 years keep properly in my room.
Eventhough there is molds, i'll still keep u well...

"Officially a piece of writting in my lovely blog is special dedicated for u..
Hey, i have already done my promise loh.. anyway, u are a great man for me.. thank u very much.. :D.. "

Senin, 15 Maret 2010

Tau Apa Gak Tau?

Heraan.. Emang gak tau kalo di ruangan ini dilarang merokok ato emang pura-pura gak tau alias bodo amat yah?
Aku sekarang ini lagi berada di sebuah lobi suatu kampus. Nah kebetulan lobinya itu hot spot area dan pastiny jd tempat anak-anak kampus n0ngkrong donk. Di dinding lobi itu terpampang jelas dengan tulisan No Smoking Area yang besar berwarna merah tebal. Tapiii kenapa masih ada juga yang asoy geboy santai ria ngerokok (dengan gaya sok ganteng and gaul gt, wah PD banget deh..) padahal di depannya nyantol tulisan itu. Huff.. Aneh..Dibilang gak bisa baca pun gak mungkin kan, lha wong udah kuliah yang jelas dah lulus TK kan? Dibilang bodoh yah gak bisa juga, masa orang bodoh bisa sampai juga ke jenjang perkuliahan? so, bisa dibilang apa kyak gitu?
Huumph..Masalah gak peduli seperti itu salah satu contah masalah-masalah simpel diantara buanyak masalah simpel lainnya. Hemm, kalo dari hal menaati peraturan kecil seperti itu saja tidak bisa maka peraturan-peraturan besar lainnya apakah bisa ditaati?
Kalau masih mudanya sa'bodo teuing gak peduli peraturan kayak gitu.. nanti di kala masa tuanya mau seperti apa?? Weleh-weleh..

Ngeblog Lewat HP

Menunggu.. Salah satu hal yang terkadang membosankan. Apalagi kalau di saat menunggu tidak ada kegiatan sampingan yang bisa dilakukan untuk mengisi masa-masa penantian alias menunggu dan menunggu. Huumph..paling enak menunggu sambil membaca buku atau novel bahkan majalah, mendengarkan musik (musik gratis dari tv atau radio tetangga bahkan mp3, mp4, 5, 6, 7,8.. wah senam kali?), ngenet via hape ato cuma bengong liat orang sliwar sliwer dengan berbagai gaya pakaian dan tingkah laku. Nah.. disaat-saat tidak ada buku, mp3 ato rasa ingin bengong ngeliat orang-orang.. Ngenet lewat hp memang menjadi pilihan yang terbaik, seperti yang aku lakukan sekarang. Tapi..ternyata ngenet lewat hp lebih cepat membosankan juga (menurutku loh..). Bosan buka fb atau email so apa lagi yang harus aku lakukan? Baca berita via hp pun ternyata melelahkan juga..haha.. So, aku memutuskan untuk ngeblog saja..
Semoga bisa menjadi salah satu cara mengatasi kebosanan saat menunggu. Selain membuang kebosanan juga melatih daya kreativitas.. Melatih otak untuk tetap mampu mengumpulkan ide-ide untuk ditulis dalam k0ndisi ramai dan penuh asap rokok seperti kondisi yang aq alami ini.. Huaah..Kampus apa terminal sih ini? (upss..Curahan hati tak tertahankan.. Salah judul.. hahaha!)

Jumat, 12 Maret 2010

Penyadapan Darah Berhasil, Namun “PengAmbrukan” Tak Bisa Terelakkan

Seneng banget ditawari ikut ke PMI Salemba buat donor darah... Sudah lamaa buanget aku tuh ingin donor darah. Pas jaman kuliah kemarin, pasti deh setiap ada event donor darah di kampus aku tidak bisa ikut karena bermasalah dengan berat badanku dan kebetulan pas banget ada tamu bulanan..huhu.. (syaratnya berat badan minimal 50 kg, sedangkan berat badanku tidak pernah mencapai 50 kg..Huff!). Terakhir donor darah tuh pas jaman sma kelas 2, saat itu syarat berat badannya minimal 45 kg jd aku bisa ikutan deh.

Nah, kebetulan banget pas kemarin aku datang ke PMI, eh ibu-ibu petugas PMI membolehkan aku ikut karena syaratnya berat badan minimal 45 kg, ihiiy... (kesampean juga deh..). Setelah nimbang badan, tes HB, tensi dan mencuci bagian lengan yang akan “disadap” darahnya dengan sabun dan dikeringkan, penyadapan darah siap dilaksanakan. Hihi, serem juga yah istilah penyadapan darah (tulisan ini aku baca saat ada di ruangan pengambilan darah), berasa seperti pohon karet saja..Hihi..

Humm...lama juga aliran darahku mengalir sebanyak 250 cc ke sebuah kantong darah. Kira-kira hampir setengah jam akhirnya kantong darahnya terisi 250 cc darahku juga..fiuuh... (berakhir juga...). Akhir cerita penyadapan, tiba-tiba aku merasa sedikit mual dan koq “menguap” terus yah.. Jadi ngantuk.. Hemm, pikiran kualihkan kepada hal-hal yang menyenangkan untuk dibayangkan agar rasa mualnya hilang. Yaph, dalam beberapa menit rasa mualnya hilang. Aku bangkit dari kursi penyadapan, lalu melangkah untuk mengambil kartu, berbalik badan dan siap melangkah menuju ke arah kantin. BRUUKK... Haduh, ternyata belum sempat melangkah sebanyak 3 kali aku sudah ambruk sekejap mata. Pingsan “sekepretan”, bangun-bangun hanya merasakan bagian pantatku yang sakiiit, keringat dingin, pusing, lemas, dan malu..hihihi.. Padhal sebelum berangkat donor aku sudah sarapan. Ternyata ibu-ibu petugas PMI mengangkatku dan langsung menyadarkanku dan memberiku teh manis hangat. Mereka perhatian sekali, aku dirawat serasa kaya ibu dengan anaknya.. Huhu, jadi terharu..

Oalaah, ternyata tensiku 100/70 sangat mempengaruhi kenapa aku bisa lemas seketika tadi. Apa mungkin karena aku yang kurus pula? (berat 47 kg dengan tinggi 156 cm, emang kurus yah?). So, besok-besok lagi kalau aku mau donor darah aku harus banyak makan enak, sarapan, dan istirahat alias rebahan yang lama setelah selesai disadap darahnya. Semoga berhasil...!! ^_^

Rabu, 03 Maret 2010

Kisah Si Pukis...

Pukis...
Hamsterku yang berbulu coklat, ada warna putihnya juga sih.. Namany Pukis habis seperti kue pukis sih hehehe.. Dibeliin oleh bapakku pada bulan Desember 2009. Wah seneng banget pas tiba-tiba ditelpon oleh bapak saat beliau lagi pergi, ditawarin mau hamster warna apa. Yaudah, aku pilih saja warna coklat.. habis aku sudah punya hamster warna hitam putih. Sebelum dinamakan Pukis, dia bernama Beruang.. habis kaya Beruang sih, doyan makan yang banyak, perutnya gendut dan warnanya coklat, selain itu juga suka banget berdiri dan manjat pagar kandang. Huff, enerjik banget.

Si pukis masih berukuran kecil saat tiba di rumahku, matanya pun masih merem.. Sebelumnya aku pikir jangan-jangan dia buta lagi, huhu.. Makannya banyak, semua makanan yang aku berikan pasti langsung dilahap habis. Alhasil, hanya dalam dua hari Pukis tampak ndut. Eh ternyata akhirnya matanya bisa melek juga (fiuuh... Alhamdulillah gak buta..), lincah geraknya. Aku tidak berani megang soalnya dia suka gigit sih, huhu... Wuih, tiap hari tambah doyan makan aja. Toge, wortel atau kuaci yang aku berikan langsung dimasukkan ke dalam mulut untuk disimpan. Lucuuu banget, keduap pipinya langsung membengkak seketika! Setelah penuh, makanan-makanan tersebut dikeluarkan lagi kemudian ditimbun.. hihi aneh-aneh saja yah hamster.

Hampir 2 bulan Pukis aku tinggal ke jogja, ternyata dia sudah semakin besar dan lincah.. Hampir tiap hari setiap aku ditelpon ibuku pasti menanyakan "Fi, gimana kalo si pukis dibalikin aja ke penjualnya dulu?" Uwhaatzz.... pertama kali denger sih rada kaget. Gak bisa membayangkan, kasian banget si Pukis ditaro di penjualnya lagi, hihi... Hemm, ternyata ibuku tidak kuat dengan bau pipisnya yang pesing banget.. Sampai-sampai kandangnya si Pukis "diasingkan", ditaruh di garasi, sedangkan hamsterku yang satu lagi (pipisnya gak pesing..) ditaruh tidak di garasi. Huumm....
Si pukis suka banget berdiri.. Liat deh, kaya beruang kan? hihi..

Gaya bobok andalan Pukis. Rasanya pengen ngitik-ngitik perutnya.. Duuw, nyenyak banget boboknya..

Eh ternyata, memang benar sih... Setelah aku kembali pulang ke rumah aku baru tahu dan sadar pipis si Pukis memang pesing banget.. Pipisnya juga banyak, alhasil serbuk gergajinya sering basah dan harus diganti sesering mungkin. Huwah, pantas saja ibuku mana tahaan... Yaa, setelah aku pikir-pikir.... ummm.... apa ditaro lagi yah di penjualnya kemarin??? Kasian juga ibuku yang kebauan ma pipisnya yang pesing. Ini baru ada 1 Pukis, kalo banyak Pukis gimana yah?? hihihi..

Pukis siap dikembalikan ke penjualnya.. Huhuhuhu.... Saat-saat terakhir bersamanya.. HIKS...

So, hari Jumat, 26 Februari 2010 kemarin, akhirnya aku merelakan si Pukis kembali ditaro di tempat asalnya dulu setelah melalui banyak pertimbangan dan memantapkan hati untuk mengikhlaskannya pergi. Huhuhu... Sebenernya kasian dan ingin nangis rasanya... Sebelum Pukis dikembalikan, aku kasih makan dia yang buanyak... dan yang paling penting aku foto untuk terakhir kalinya.. Huhu... Bubye Pukis hamster coklatku yang lincah dan enerjik. Semoga kamu mendapat majikan yang lebih baik nantinya. Huhuhuhu......

Jumat, 12 Februari 2010

Nothing to say..nothing to do..

Ohooo... sudaah lama tidak meninggalkan "jejak" di blog ini...

Jujur saja, lagi kehabisan ide.. Eh atau tidak, lagi ada ide yang ingin diceritakan tapi malas untuk membuka laptop, ngenet, dan mulai mengetik menumpahkan ide tersebut.. Huhu... @.@ Maklum saja, akhir-akhir ini pikiran tidak konsen. Kehidupan selanjutnya sedang menunggu untuk diperjuangkan, menentukan nasibku akan melangkah ke kota mana untuk berjuang hidup selanjutnya. Hahaha... hiperbola gak apa lah yah? ;)

Sekilas mengenai apa yang akan segera aku alami... (karena lagi kehabisan ide nih.. Haha, lagi tidak produktif..)

Nomaden? siap menjadi manusia purbakala nih, nomaden entah ke mana. Waktu kunjung dan tinggal di kostku saat ini sudah menjelang detik-detik penghabisan. Tetapi aku harus bertahan untuk stay di Jogja demi menunggu kabar-kabur dari sebuah perusahaan di Kediri. Lebih mudah dan murah jika melanjutkan petualangan untuk memenuhi panggilan perusahaan tersebut dari Jogja. Oleh karena itu bagaimana pun juga aku harus memutar otak dan menentukan strategi agar tetap bisa stay cool di Jogja.. Hehe.. Naaah, dalam waktu dekat ini nih "singgasana"ku di kost sudah mulai akan "agak" tergusur.. Haduuw, di mana kah aku akan "menyantol" demi beberapa hari ke depan hingga bisa melaju ke Kediri?? Bersiap-siap nomaden menclok sana menclok sini.... >.<

Nothing to do.. nothing to say... But, need more an extraordinary thing that i would like to have to do.. Hahaha.. ;)

Kamis, 04 Februari 2010

Jogja's Friendship Never Ending Stories : Part 1

Semua diawali dari kemantapan hatiku untuk memutuskan dan memilih kuliah di Jogja lima tahun yang lalu. Memang sih, awalnya berat dan bimbang dalam membayangkan bagaimana hidup jauh dan terpisah dengan orangtua dalam jangka waktu yang agak cukup lama (eh, ternyata memang lama.. huhuhu..). Apalagi didukung pula oleh kondisiku yang sebelumnya belum pernah bepergian jauh dari orangtua, Alone! Yaah..istilahnya anak rumahan banget deh gw.. hehe.. Sejauh-jauhnya pergi menginap di rumah saudara itu di Purwokerto, itu pun selalu bareng keluarga dan tidak pernah sendiri (rutinitas yang dilakukan saat liburan sekolah dulu : PulKam ke rumah nenek). Jadi, tidak bisa dibayangkan bagaimana rasanya tinggal jauh dari orangtua seorang diri.. (huhu, dulu tuh membayangkannya saja tidak mau).

Eh, ternyataaa.. "Universitas Impian" (UI) tidak jadi dipilih, dan akhirnya yang terpilih justru "Universitas Gak pernah Membayangkan seperti apa" alias UGM (haha...maksa banget yah??). Now, aku sekarang menyandang predikat Sarjana lulusan UGM. Woow, ternyata betah juga yah lima tahun jadi anak kost yang setia menuntut ilmu di Jogja, hihihi... :D

Awal tahun pertama, terlalu lugu dan lucu untuk dinikmati. Rasanya senang sekali mendapat banyak kenalan teman dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari ujung Sumatra hingga ujung Sulawesi dan NTT pernah saling bertukar senyum dan nama, tapi sayang yah koq tidak ada kenalan teman dari ujung Papua.. :( Oia, paling senang lagi tuh kalau bertemu dan kenalan dengan sesama anak Jakarta, hahaha... Soalnya berasa satu kampung gitu :D

Teman selalu datang bertambah dan berganti dengan yang baru, tidak kalah dengan pilihan kostku selama lima tahun di Jogja. Tiga kali mencicipi pindah kost, alhamdulillah suasana tiap kost asik dan berbeda-beda satu sama lain. So.. bisa nambah-nambah koleksi cerita dan pengalaman deh. Tiap kost pasti punya cerita dan warna teman tersendiri yang berbeda-beda pula, biasanya sih kalau bestfriend-an tuh pasti jumlahnya tidak jauh dari tiga atau empat orang (gak tau yah kenapa...kalian tau jawabannya?? hihi)

Kegilaan pertemananku di Jogja versi kost-kostan diawali dengan berbestfriend ria dengan Iie dan Nana. Kami hidup bersama di Karangmalang dekat dengan UNY. Wah senangnya setelah hampir empat tahun tidak bertemu, akhirnya pada tanggal 3 Februari 2010 kemarin akhirnya kita bertemu. kembali. Stop site pertemuan kami diawali dengan acara obrolan seruu di kost jaman bahola dahulu kala dan diakhiri dengan hang out dan makan steak yang murah meriah (beli steak cuma 9 rebong doank plus minum, haghahag.. Jadi tambah senang deh) di salah satu mall.
Iie yang cerewet tapi imut dan Nana yang simpel dan dewasa sudah cukup setia menemaniku diawal dan diakhir cerita ku di Jogja ini. Thanks temaan.. Aku tunggu pertemuan kita selanjutnya.

Next on, kegilaan dan keramaian semakin bertambah saat moved to the second boarding house. Aku pindah kost ke kawasan padat mahasiswa UGM di daerah Jakal km 5,5 ini karena pertimbangan lebih dekat dengan kampus dan kondisi kostnya yang lebih enak, walaupun lebih banyak penghuninya dibandingkan dengan kost sebelumnya dan tampak seperti bangunan SD (tingkat dua berbetuk U di bagian tengah terdapat halaman terbuka.. Mari dibayangkan..), namun udara segar masih dapat aku hirup dengan mudahnya setiap pagi saat membuka pintu kamar, hihi.. Di kost yang kedua ini aku mendapatkan "keluarga" baru, karena muncullah sebutan "Bundo, Kakandow dan Adendow" beserta para pemain pendukungnya (like this!).
*note : Haha..foto itu (aku, Toe dan Titis) diambil saat kami menjadi penerima tamu acara nikahan yang sponsor salonnya punya ibu kost, hihi.. >.^ Saat Wiwik wisuda aku sempatkan diri datang ke GSP UGM, padahal aku sedang KKN di desa depan Ambarukmo Plaza, haha..



Last, persinggahan terakhirku di Jogja adalah di daerah Condongcatur. Wah, semakin bertambah lagi rasa kegilaan, keramaian, kehebohan dan keseruan yang terjadi (maksa banget yah..). Walaupun 1 kost hanya berisi enam orang namun rasanya seperti dihuni oleh sepuluh orang. Ada duet sandal jepit Tika dan Dora yang nge-rock and gothic abis, duet Bona RongRong aku dan Toe yang bertolak belakang sifatnya namun sering bernasib sama, serta duet ke-Ibu-an Mba Aida dan Elok yang totally "klop" banget kalau sedang berdiskusi masalah beasiswa kuliah di luar negeri, terutama di Jerman.


Setelah Tika, Dora, Mba Aida dan Elok meninggalkan kostan, hanya tinggal aku dengan Toe, kebetulan saat itu kami sedang berjuang menyelesaikan skripsi. Emm, selanjutnya datang kegilaan yang super gila lagi... Terengtengteng.....!! Tiba-tiba, seorang teman yang Ibu Rumahtangga banget bernama Lely dan anak kecil yang cerewet pisan bernama Bella datang menjadi anggota baru kostanku. Sejak kedatangan mereka, kost berubah nama menjadi Karaton Ningratan Brojowikalpo 2nd Flur (wahaha, karena ternyata kami itu sangat berada di bawah kekuasaan Kanjeng Mami yang nun jauh disana terus memantau kami, jadi berasa hidup di keraton, hehehe.. ibu kost-red). Gila bersama terasa semakin gila, susah senang, tawa, ceria, usil dan nangis bersama sudah menjadi makanan sedap bagi kami. This is what i call we're like a real Family actually.. ^^

Saat-saat kebersaman seperti inilah yang membuat kami semakin "gila" dan sayang menyayangi.. Ahahay... ^^

Wuaah, tiba-tiba saja rasa melankolis timbul dalam hati. Semua kenangan selama lima tahun bersama teman-teman ala kost-kostan pasti akan menjadi salah satu cerita tidak terlupakan dalam bagian jalinan kisah hidupku (huhu..kenapa jadi mellow yellow gini..). Tidak terasa dalam beberapa hari lagi aku kan beranjak pergi meninggalkan kota "Gila namun Bahagia" ini, meninggalkan goresan langkah senyum, bahagia, senda gurau, sedih, galau dan kehangatan berbagi dalam satu atap. Bersiap menuju kota kelahiran, ibukota Jakarta Raya untuk mengulas balik kisah hidup lamaku sekaligus memulai kisah hidupku lainnya. ^_^

"Persahabatan akan terus ada, tidak ada kata putus atau berpisah. Tidak ada bekas atau mantan, semua akan terus selalu menjadi sahabat selamanya...."

Terima kasiih temaan.... Love you, sist... ^_^ Akan aku tunggu cerita baru dari kalian semua... Hohoho....

Rabu, 03 Februari 2010

Terinpirasi dari Sebuah Lagu.. "She"

"She may be the face I can't forget
The trace of pleasure or regret
May be my treasure or the price I have to pay
She may be the song the summer sings
May be the chill the autumn brings
May be a hundred different things
Within the measure of a day

She may be the beauty or the beast
May be the famine or the feast
May turn each day into a heaven or a hell
She may be the mirror of my dreams
The smile reflected in a stream
She may not be what she may seem inside her shell

She who always seems so happy in a crowd
Whose eyes can be so private and so proud
No one's allowed to see them when they cry
She may be the love that cannot hope to last
May come to me from shadows of the past
But I'll remember till the day I die

She may be the reason I survive
The why and wherefore I'm alive
The one I'll care for through the rough in many years
Me, I'll take her laughter and her tears
And make them all my souvenirs
For where she goes I've got to be
The meaning of my life is she
She
She.."


by : Elvis Costello


Lagu yang so sweet banget buat kalian, girls...Apalagi kalo yang nyanyiin sang kekasih pujaan hati..haha..wah bisa berbangga hati dan senyum-senyum sendiri deh. Renungkan saja, betapa berharganya kita sebagai cewek (kalo diliat dari lagu itu..), "dibalik seorang pria yang kuat pasti ada wanita yang kuat pula" (mengutip dari kisah sahabatku..). Hal ataupun sikap baik apapun yang masih bisa dilakukan dan diperjuangkan untuk membuktikan diri kita berharga pasti akan mendapat hasil yang baik pula. Percaya deh... ^_^ Insya allah...
So, buat para lelaki..treat your ladies so nice yah...

Kamis, 28 Januari 2010

First...Trial and Error.. ^^

Uwhatss....

Akhirnya...berani memutuskan dan memulai untuk menyalurkan keinginan terpendamku slama ini.....hohoho, be a writer! ^^ (mohon doanyaa....)
yupphs, learn to write, express all everything i know into words, show my opinion into some sentences, tell a new story, share some experiences, informations, science and many more... (huumm, pengakuan dosa nih: starting pointnya tuh susah abiss.. Mulailah secara perlahan dan tanamkan belajar bisa karena biasa.. Hoho...) ^_^

Menulis...
Butuh suatu keyakinan...pemahaman...serta kemauan yang kuat untuk bs "PeDe" dalam berekspresi melalui kata-kata dan kalimat yg baik dan jelas agar mudah dipahami bagi org yg membacanya... Lalu, bagaimana dengan menimbulkan kesan "menarik"? umm, sudah tentu pastinya harus menarik... agar bisa menimbulkan rasa 'ketagihan' untuk membaca tulisanku kembali.. :)

Wow...could i?
percaya saja kalau semua ini bisa dilakukan... semangaaat!!
seperti lagu Ello dkk....Buka Semangat Baru... Jadi, Buka Semangat Baru untuk Menulis... yihaaa... ^^